Let's Study!

Let's Study!
Nice Cat
Tampilkan postingan dengan label pelajaran ips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelajaran ips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Januari 2014

Mata Uang Dunia

1 Abbesinia Dollar
2 Afganistan Afgani
3 Afrika Selatan Rand
4 Albania Lek
5 Aljazair Dinar
6 Amerika Serikat Dollar
7 Argentina Peso
8 Australia Dollar
9 Austria Shilling
10 Afrika Tengah Franc
11 Angola Kwanza
12 Brunei Dollar
13 Bulgaria Lev
14 Bangladesh Taha
15 Belanda Gulden
16 Belgia Franc
17 Bolivia Biliviarnus
18 Brasilia Cruzeiro
19 Burma Kyat
20 Chad Franc
21 Ceylon Rupee
22 Chili Peso
23 Cina Yuan
24 Cekoslawakia Koruna
25 Dominika Peso
26 Denmark Krone
27 Emirat Arab Dirham
28 Ethiopia Birr
29 Equador Surrve
30 El Salvador Kolon
31 Filipina Peso
32 Finlandia Markka
33 Ghana Cedi
34 Guatemala Querizal
35 Hongaria Forint
36 Haiti Courde
37 Hongkong Dollar
38 Honduras Lempira
39 India Rupee
40 Indonesia Rupiah
41 Inggris Pound Sterling
42 Irak Dinar
43 Iran Real
44 Irlandia Pound
45 Israel Pound
46 Italia Lire
47 Islandia Krona
48 Jamaika Dollar
49 Jepang Yen
50 Jerman Deutsche Mark
51 Korea Won
52 Kamboja Riel
53 Kamerun Franc
54 Kenya Shilling
55 Kolombia Peso
56 Kongo Franc
57 Korea Utara Won
58 Kuba Peso
59 Kuwait Dinar
60 Laos New Kip
61 Liberia Dollar
62 Libia Dinar
63 Libanon Pound
64 Luxemburg Franc
65 Malvinas Pound
66 Mexico Peso
67 Monako Franc
68 Mongolia Tugrik
69 Mozambik Escudo
70 Muangthai Bath
71 Malaysia Ringgit
72 Maroko Dirham
73 Mesir Pound
74 Namibia Rand
75 Nepal Rupee
76 Nigeria Naira
77 New Zeiland Dollar
78 Norwegia Kroon
79 Nicaragua Kordoba
80 Oman Real
81 Papua New Gini Kina
82 Paraguay Guarini
83 Pakistan Rupee
84 Panama Balboa
85 Perancis Franc
86 Peru Sole
87 Polandia Zloty
88 Portugal Escudo
89 Qatar Real
90 Rumania Leu
91 Senegal Franc
92 Siprous Pound
93 Srilangka Rupee
94 Sudan Pound
95 Suriah Pound
96 Saudi Arabia Real
97 Singapura Dollar
98 Soviet Rubbel
99 Spanyol Peseta
100 Surinama Guilder
101 Swedia Kroon
102 Swiss Franc
103 Syria Pound
104 Turki Lira
105 Taiwan Dollar
106 Tanzania Shilling
107 Uruguay Peso
108 Vatikan Lira
109 Venezuela Bolivar
110 Vietnam Dong
111 Yaman Imani
112 Yordania Dinar
113 Yugoslavia Dinar
114 Yunani Dracham
115 Zimbabwe Dollar

Selasa, 14 Januari 2014

Astronomis,Geografis Dan Geologis Indonesia

1. Letak Astronomis
Letak astronomis suatu negara adalah posisi letak yang berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis khayal yang melingkari permukaan bumi secara horizontal, sedangkan garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Letak astronomis Indonesia Terletak di antara 6oLU – 11oLS dan 95oBT – 141oBT Berdasarkan letak astronomisnya Indonesia dilalui oleh garis equator, yaitu garis khayal pada peta atau globe yang membagi bumi menjadi dua bagian sama besarnya. Garis equator atau garis khatulistiwa terletak pada garis lintang 0o.
Pengaruh letak Astronomis Indonesia adalah ;

a) Wilayah Indonesia berada di zona iklim tropis
b) Wilayah Indonesia terbagi menjadi tiga daerah waktu yaitu ; Waktu   Indonesia bagian Barat (WIB), Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) yang disebabkan setiap pergeseran 15 garis bujur menyebabkan terjadinya perbedaan waktu satu jam.
2. Letak geografis
Letak geografis adalah letak suatu daerah atau wilayah dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Berdasarkan letak geografisnya, kepulauan Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim musim dan perekonomian.
3. Letak Geologis
Letak geologis adalah letak suatu wilayah dilihat dari jenis batuan yang ada di permukaan bumi. Secara geologis wilayah Indonesia dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Pegunungan Sirkum Pasifik di sebelah timur. Adanya dua jalur pegunungan tersebut menyebabkan Indonesia banyak memiliki gunung api yang aktif dan rawan terjadinya gempa bumi.
Hubungan posisi geografis dengan perubahan musim di Indonesia
1) Indonesia mendapat iklim Musim /muson ( terdapat dua musim yaitu hujan dikenal karena pergerakan angin musim barat dan kemarau dikenal karena pergerakan angin musim timur secara bergantian tiap 6 bulan sekali )
2) Kelembaban udara relatif tinggi
3) Curah hujan tinggi
4) Indonesia dilalui garis katulistiwa sehingga mendapat panas sepanjang tahun
5) Indonesia terdapat iklim laut
Angin Muson di Indonesia
Angin adalah udara yang bergerak. Menurut Buys Ballot, angin bertiup dari daerah yang bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum, di belahan bumi utara angin berbelok ke kanan sedangkan di belahan bumi selatan angin berbelok ke kiri.
Adanya letak geografis, menyebabkan terjadinya gerakan angin muson yang melalui Indonesia. Angin muson (musim) di Indonesia terjadi dalam dua periode yaitu :
1. Angin Musim (muson) Barat, terjadi antara bulan Oktober – April. Bertiupnya angin ini disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara di belahan bumi utara dan selatan. Pada saat itu utara musim dingin sehingga menyebabkan tekanan di utara lebih tinggi dari pada selatan, maka angin bertiup dari utara (Asia dan Samudera Pasifik) menuju Australia melewati Indonesia.
2. Angin Musim (muson) Timur, terjadi antara bulan April – Oktober. Bertiupnya angin ini disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara di belahan bumi selatan dan utara. Pada saat itu selatan musim dingin, sehingga menyebabkan tekanan di selatan lebih tinggi dari pada utara, maka angin bertiup dari selatan (Australia) menuju Asia melewati Indonesia.
Perubahan Musim di Indonesia
Letak geografis Indonesia menyebabkan wilayah Indonesia memiliki iklim muson, yang berpengaruh terhadap perubahan musim di Indonesia. Perubahan musim di Indonesia terjadi dari musim hujan dan musim kemarau dengan fenomena alam, sebagai berikut :
1. Musim Hujan
Musim hujan di Indonesia terjadi pada bulan Oktober sampai April. Musim hujan di Indonensia disebabkan oleh hembusan Angin Muson Barat yang bertiup dari Benua Asia yang bertekanan maksimum ke Benua Australia yeng bertekanan minimum. Angin Muson Barat ini banyak membawa uap air, sehingga di sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim hujan.
Menurut jenisnya tipe hujan terdiri dari tiga macam, yaitu sebagai berikut ini :
a. Hujan Zenithal atau Hujan Konveksi
Hujan zenithal atau hujan konveksi adalah hujan yang terjadi karena udara permukaan yang naik akibat pemanasan Matahari menjadi lebih dingin dan mengembun kemudian turun menjadi hujan yang turun tegak lurus dan biasanya terjadi siang hari.
b. Hujan Orografis atau Hujan Pegunungan
Hujan orografis adalah hujan yang terjadi di daerah lereng pegunungan.
c. Hujan Frontal/Hujan Silikon
Hujan frontal adalah hujan yang terjadi karena pertemuan masa udara panas dengan masa udara dingin yang terangkat naik disertai angin berputar (siklon).
2. Musim Kemarau
Musim kemarau di Indonesia terjadi pada bulan April sampai Oktober. Musin kemarau disebabkan oleh hembusan angin muson timur yang bertiup dari Benua Australia yang bertekanan maksimum ke Benua Asia yang bertekanan minimum. Hembusan angin ini sedikit membawa uap air sehingga Indonesia mengalami musim kemarau.
Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia
Wilayah Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman sumber daya hati baik yang terdapat di darat, laut maupun udara. Keanekaragaman flora dan fauna tersebut mendorong pada peneliti dan pecinta alam datang ke Indonesia untuk meneliti flora dan fauna.
1. Persebaran Flora (dunia tumbuhan) di Indonesia
Tumbuh-tumbuhan yang hidup di suatu tempat ada yang tumbuh secara alami dan ada juga yang dibudidayakan oleh manusia. Flora ataua dunia tumbuhan di berbagai tempat di dunia pasti berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut :
a) Iklim
b) Jenis tanah
c) Relief atau tinggi rendah permukaan bumi
4) Biotik (pengaruh makhluk hidup/ manusia dan hewan ).
Adanya faktor-faktor tesebut, Indonesia memeliki keaneka-ragaman jenis tumbuh-tumbuhan. Iklim memiliki pengaruh yang sangat besar terutama suhu udara dan curah hujan. Daerah yang curah hujannya tinggi memiliki hutan yang lebat dan jenis tanaman lebih bervariasi, misalnya: di Pulau Sumatera dan Kalimantan
Sedangkan daerah yang curah hujannya relatif kurang tidak memiliki hutan yang lebat seperti di Nusa Tenggara. Daerah ini banyak di tumbuhi semak belukar dengan padang rumput yang luas.
Suhu udara juga mempengaruhi tanaman yang dapat hidup di suatu tempat.
a.Klasifikasi iklim Junghuhn : zonasi (pembatasan wilayah) tumbuh- tumbuhan berdasar ketinggian tempat di Indonesia :
1) Daerah panas (0 – 650 meter), tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah kelapa, padi, jagung, tebu, karet.
2) Daerah sedang ( 650 – 1500 meter), tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah kopi, tembakau, teh, sayuran.
3) Daerah sejuk ( 1500 – 2500 meter), tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah teh, sayuran, kina, pinus.
4) Daerah dingin (di atas 2500 meter) tidak ada tanaman budidaya
b. Klasifikasi iklim Köppen Sistem ini dikembangkan oleh Wladimir Köppen, seorang ahli iklim Jerman, sekitar tahun 1884. Kemudian, seorang ahli iklim Jerman yang bernama Rudolf Geiger bekerjasama dengan Köppen untuk merubah sistem klasifikasi, sehingga sistem ini kadang-kadang disebut sebagai sistem klasifikasi Köppen–Geiger .
Sistem ini menggabungkan temperatur dan kelembaban rata-rata bulanan dan tahunan, dan kelembaban musiman.[2]
1) KELOMPOK A: Iklim tropis/megatermal
2) KELOMPOK B :Iklim kering (gersang dan semigersang)
3) KELOMPOK C :Iklim sedang/mesotermal
4) KELOMPOK D :Iklim benua/mikrotermal
5) KELOMPOK E : Iklim kutub
Jenis hutan
Berdasar pengaruh oleh iklim :
a.Hutan Musim, terdapat di daerah Indonesia yang memiliki suhu udara tinggi dan memiliki perbedaan kondisi tumbuhan di musim hujan dan musim kemarau. Pada musim kemarau pohonnya akan meranggas dan pada musim hujan akan tumbuh hijau kembali. Contoh hutan musim ialah hutan jati dan kapuk randu. Hutan musim banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
b.Hutan Hujan Tropis, terdapat di daerah yang curah hujannya tinggi. Indonesia beriklim tropis dan dilalui garis khatulistiwa sehingga Indonesia banyak memperoleh sinar matahari sepanjang tahun, curah hujan tinggi dan temperatur udara tinggi. Di Indonesia hutan hujan tropis terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
Ciri hujan tropis : pohonnya tinggi – tinggi dan heterogen, serta daunnya lebat
c.Sabana, terdapat di daerah yang curah hujannya sedikit. Sabana berupa padang rumput yang diselingi pepohonan yang bergerombol. Sabana terdapat di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
d.Steppa, adalah padang rumput yang sangat luas. Stepa terdapat di daerah yang curah hujannya sangat sedikit atau rendah. Stepa terda- dapat di Nusa Tenggara Timur, baik untuk peternakan.
e.Hutan Bakau atau Mangrove, adalah hutan yang tumbuh di pantai yang berlumpur. Hutan bakau banyak terdapat di pantai Papua, Sumatera bagian timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.
berdasarkan Jenis tumbuhan
a.hutan homogen ( satu jenis tumbuhan )
b.hutan heterogen ( beragam jenis tumbuhan )
berdasarkan Fungsi
a.hutan lindung
b.hutan penyangga
c.hutan suaka
d.hutan produksi
e.hutan wisata
Persebaran Fauna (dunia hewan) di Indonesia
Keanekaragaman dan perbedaan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh keadaan alam, gerakan hewan dan rintangan alam. Fauna atau dunia hewan di Indonesia digolongkan menjadi tiga kelompok berdasarkan pengelompokan oleh Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber. Secara ringkas tiga kelompok fauna di Indonesia adalah sebagai berikut :
1) Fauna tipe Asiatis, menempati bagian barat Indonesia sampai Selat Makasar dan Selat Lombok. Di daerah ini terdapat berbagai jenis hewan menyusui yang besar seperti gajah, harimau, badak, beruang, orang utan,banteng
2) Fauna tipe Australis, menempati bagian timur Indonesia, meliputi Papua dan pulau-pulau sekitarnya. Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti kangguru, burung kasuari, cendrawasih, kakaktua.
3) Fauna Peralihan dan asli, terdapat di bagian tengah Indonesia, meliputi Sulawesi dan daerah Nusa Tenggara. Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti kera, kuskus, babi rusa, anoa dan burung maleo.
Jenis Tanah & Pemanfaatannya di Indonesia
Tanah merupakan lapisan kulit bumi paling atas. Tanah terbentuk secara alami yaitu dari hasil pelapukan dan pengendapan batuan bahan-bahan organik. jenis di Indoesia ada yang subur dan ada juga yang tidak subur.
Susunan lapisan tanah
a) Lapisan tanah atas ( topsoil )
warna cokelat kehitaman, lebih gembur disebut tanah petanian
b) Lapisan tanah bawah (subsoil)
warna kemerah-merahan, lebih muda dan lebih padat disebut tanah cadas
c) Lapisan bahan induk ( regolith )
Warna kemerah-merahan atau kelabu keputihan, sukar ditembus oleh akar
d) Lapisan batuan induk ( bedrock) yang terletak pada lapisan paling bawah
Suatu tanah dikatakan subur apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
a. Banyak mengandung unsur hara (zat yang dibutuhkan tanaman),
b. Cukup mengandung air,
c. Struktur tanahnya baik.
Jenis tanah yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut :
1. Tanah Alluvial (tanah endapan)
Tanah Alluvial adalah tanah yang terbentuk dari hasil pengendapan lumpur sungai yang terdapat di dataran rendah. Tanah ini tergolong sangat subur dan baik untuk daerah pertanian padi.
2. Tanah Vulkanik (tanah gunung api)
Tanah vulkanik adalah tanah yang terbentuk dari hasil material letusan gunung api yang telah mengalami pelapukan. Tanah vulkanik merupakan tanah yang sangat subur karena banyak mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Jenis tanah ini banyak ditemukan di lereng gunung api.
3. Tanah Humus
Tanah humus dari pelapukan tumbuh-tumbuhan terutama di daerah hutan yang masih lebat, dan sifat tanah ini sangat subur.
4. Tanah Organosol (tanah gambut)
Tanah gambut adalah tanah yang terbentuk dari pengendapan bahan-bahan organik terutama pembusukan tumbuhan rawa-rawa. Tanahnya kurang subur. Jenis tanah ini banyak terdapat di daerah rawa-rawa Sumatera, Kalimantan dan Papua.
5. Tanah Podzolit
Tanah podzolit adalah tanah yang terbentuk di daerah yang memiliki curah hujan tinggi dan suhu udara rendah.Di Indonesia jenis tanah ini terdapat di daerah pegunungan. Tanah podzolit tergolong subur.
6. Tanah Laterit
Tanah laterit adalah tanah yang terbentuk unsur-unsur hara yang ada di dalam tanah telah hilang, larut oleh curah hujan yang tinggi. Tanahnya tidak subur, banyak terdapat di Kalimantan Barat, Lampung, dan Sulawesi Tenggara.
7. Tanah Pasir
Tanah pasir terbentuk dari pelapukan batuan beku dan batuan sedimen. Ciri tanah pasir ialah berkerikil dan butirannya kasar. Tanahnya tidak subur, sehingga kurang baik untuk pertanian.
8. Tanah Mediteran (tanah kapur)
Tanah mediteran adalah tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan kapur. Tanahnya tidak subur, akan tetapi cocok untuk tanaman jati. Jenis tanah ini terdapat di Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara dan Maluku.
Hubungan antara kondisi fisik dan kegiatan ekonomi Indonesia
1. Pemanfaatan lahan dataran pantai
tambak/payau, sawah pasang surut, industri garam, pelabuhan
2. Pemanfaatan lahan dataran rendah
Perkantoran, sawah irigasi, Perdagangan, Jasa, sawah tadah hujan, tanah tegal
3. Pemanfaatan lahan dataran tinggi
Perkebunan, hortikultura, peternakan, kehutanan

Gorontalo

Gorontalo adalah provinsi yang ke-32 di Indonesia. Sebelumnya Gorontalo merupakan wilayah Kabupaten Gorontalo dan Kota Madya Gorontalo di Sulawesi Utara. Seiring dengan munculnya pemekaran wilayah berkenaan dengan otonomi daerah, provinsi ini kemudian dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000, tertanggal 22 Desember 2000.
Provinsi Gorontalo terletak di Pulau Sulawesi bagian utara atau di bagian barat Sulawesi Utara. Luas wilayah provinsi ini 11.967,64 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 1.040.164 jiwa (berdasarkan Sensus Penduduk 2010), dengan tingkat kepadatan penduduk 85 jiwa/km². Penjabat Gubernur Gorontalo yang pertama adalah Drs. H. Tursandi Alwi yang dilantik pada peresmian Provinsi Gorontalo pada tanggal 16 Februari 2001. Tanggal ini selanjutnya, sekalipun masih kontroversial, diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Provinsi Gorontalo hingga sekarang (2011).
Sampai dengan September 2011, wilayah adminitrasi Provinsi Gorontalo mencakup 5 kabuapten (Kabupaten Boalemo, Bone Bolango, Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Pohuwato), 1 kota (Kota Gorontalo), 75 kecamatan, 532 desa, dan 69 kelurahan. Data ini terus mengalami perubahan seiring dengan adanya proses pemekaran kabupaten/ kota, kecamatan, desa, atau kelurahan yang ada di Provinsi Gorontalo hingga sekarang

Credits:  http://id.wikipedia.org/wiki/Gorontalo

Masalah yang ada di desa dan di kota

Masalah di desa:
1.Sulitnya mobilitas
2.Teknologi kurang canggih
3.Dibeberapa desa belum ada listrik
4.Peraturan padat
5.Dimalam hari dingin sekali
6.Tidak terdapatnya Mall dan sebagainya
Masalah di kota:
1.Panas di siang hari
2.Dingin di malam hari
3.Banyak tindak kejahatan
4.Banyak polusi
5.Terlalu ramai
6.Banyak asap kendaraan

Inilah 10 Kota Paling Ramah Di Dunia

Inilah 10 Kota Paling Ramah Di Dunia

Tahukah anda, Kota Florianopolis yang terletak di selatan negara Brazil baru-baru ini dinobatkan oleh Majalah  Conde Nast Traveler sebagai kota paling ramah se-duniaMajalah Pariwisata yang berbasis di Amerika ini menyebutkan kota pantai yang dijuluki “Pulau Sihir” dan terkenal karena pantai putih yang alami, dilaporkan menawarkan pemandangan indah, pasar yang besar dan penduduk yang ramah, bahkan dengan layanan di bandara lokal yang digambarkan sangat sopan.
Lebih dari 46.000 pembaca menyelesaikan survey dan diminta untuk membuat peringkat kota di dunia yang menurut mereka paling ramah pada skala lima poin.  Dan dengan  nilai 89,1 kota Ubud di Bali berhasil menarik hati para responden sehingga masuk dalam 10 besar Kota Paling Ramah Di dunia.  Ubud berhasil menduduki peringkat ke-9 dalam survey ini.  Peringkat ke-9 juga dihuni oleh kota Kilkenny, Irlandia yang memperoleh nilai sama dengan Ubud.
ubudSawah di Ubud
Dalam majalah tersebut disebutkan bahwa Ubud terkenal dengan terasering sawahnya yang cantik yang berhasil menarik perhatian banyak turis internasional.  Selain itu, kota yang terletak di barat daya Bali ini dipilih karena memiliki banyak akomodasi mewah namun tetap dekat dengan alam.   Faktor lain yang membuat Ubud banyak dipilih menjadi yang paling ramah adalah masyarakat Ubud yang terbuka dan baik kepada para pengunjungnya. Semua ini makin disempurnakan dengan suasana yang tenang dan juga penuh dengan aura positif.
Ubud memang terbukti berhasil mencuri perhatian turis internasional. Bahkan Julia Roberts pun pernah datang ke Ubud untuk syuting film Eat, Pray, Love. Sementara itu, baru-baru ini musim ke-20 ajang pencarian model America’s Next Top Model mampir ke Pulau Dewata dan melakukan pemotretan di Ubud.
Berikut ini adalah daftar 10 kota paling ramah di dunia menurut majalah Conde Nast Traveler:
1. Florianopolis, Brazil
2. Hobart, Tasmania
3. Thimpu, Bhutan
4. Queenstown, Selandia Baru
5. Charleston, South Carolina
6. Paro, Bhutan
6. Margaret River, Australia
8. Mandalay, Myanmar
9. Kilkenny, Irlandia
9. Ubud, Indonesia
10. Chiang Mai, Thailand
Sebagai perbandingan, Edinburgh sebuah kota wisata di Inggris hanya menduduki peringkat di tempat ke-18 yang digambarkan sebagai “indah” kota dengan “getaran dingin”. Salah satu pembaca mencatat bahwa penduduknya yang ramah membuat “panduan untuk perjalanan wisata dengan sangat baik”,  bahkan sopir bus pun dengan senang hati pergi keluar dari jalan mereka untuk membantu.
Survei tersebut juga mengungkapkan kota-kota yang paling tidak ramah di dunia.  Newark di New Jersey terpilih sebagai kota paling kasar.  Banyak pembaca berkomentar bahkan hal tersebut sudah dapat anda nilai sejak pertamakali mendarat di bandara.
Berikut ini adalah daftar 10 kota paling ‘tidak ramah’ di dunia menurut majalah Conde Nast Traveler:
1. Newark, New Jersey
2. Islamabad, Pakistan
3. Oakland, California
4. Luanda, Angola
5. Kuwait City, Kuwait
6. Lome, Togo
7. New Haven, Connecticut
8. Detroit, Michigan
9. Atlantic City, New Jersey
10. Tangier, Maroko

source :  DailyMail/DreamersRadio
Credits:  http://dreamindonesia.wordpress.com/2013/09/02/inilah-10-kota-paling-ramah-di-dunia-indonesia-diwakili-ubud-bali/